Kegemukan dapat menyebabkan masalah seperti sleep apnea (pernapasan terganggu saat tidur) danosteoarthritis (radang sendi), dan bahkan dapat mengalami masalah kesehatan. Sebagai perbandingan, mengurangi berat badan yang sehat dapat membantu mengurangi efek berbahaya dari kegemukan. Penelitian terbaru menunjukkan, bahwa dengan kehilangan 5 sampai 10 kg berat badan, berarti Anda dapat secara dramatis meningkatkan status kesehatan Anda secara keseluruhan, demikian pula secara berarti mengurangi risiko penyakit.

(Gambar2: Berbagai manifestasi klinik akibat Obesitas)
Penyakit jantung dan stroke adalah salah satu penyebab utama kematian dan cacat bagi masyarakat dunia. Kegemukan lebih cenderung berefek tekanan darah tinggi, dan menjadi faktor utama yang menimbulkan penyakit jantung dan stroke. Tingginya kadar kolesterol dan trigliserida juga dapat menyebabkan penyakit jantung dan kondisi ini sangat sering terkait dengan kegemukan. Dengan kehilangan sejumlah berat badan bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung.
Selain itu kegemukan juga berisiko terhadap diabetes. Noninsulin-dependent diabetes mellitus (diabetes tipe II) merupakan jenis terbesar akibat kegemukan. Diabetes tipe 2 ini mengurangi kemampuan tubuh untuk mengontrol gula darah. Dengan demikian akibat selanjutnya terjadi kegagalan metabolisme gula darah, sehingga konsentrasi gula dalam darah menjadi sangat tinggi.
Lebih jauh, kegemukan juga berisiko terhadap kanker. Beberapa kanker mempunyai hubungan dengan kegemukan. Pada wanita, termasuk kanker rahim, kanker empedu, leher rahim, indung telur, payudara, usus besar. Sedangkan pada pria yang gemuk, berisiko terkena kanker rektum, kolon, dan prostat. Untuk beberapa jenis kanker seperti kanker payudara dan kanker kolon, tidak jelas apakah peningkatan resiko ini disebabkan oleh berat badan atau diet tinggi lemak dan kalori, tetapi yang pasti keduanya sangat berkaitan dengan kegemukan.
Kegemukan lebih berisiko terkena sleep apnea. Sleep apnea adalah kondisi serius yang dialami seseorang saat tertidur. Apnea dapat menyebabkan seseorang berhenti bernafas dalam jangka waktu singkat selama tidur dan mendengkur berat. Lewat penelitian, didapatkan bahwa resiko apnea meningkat dengan kegemukan.
Dan yang paling lazim, kegemukan dapat meningkatkan resiko terkena osteoarthritis. Osteoartritis adalah gangguan sendi umum yang paling sering mempengaruhi sendi di lutut, pinggul, dan punggung bawah. Kegemukan rupanya meningkatkan resiko osteoartritis dengan menempatkan tekanan ekstra pada sendi ini dan berpotensi mengikis tulang rawan (jaringan bantal sendi) yang biasanya melindungi sendi.
Pencegahan dan cara menurunkan berat badan
Banyak cara dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan, mulai dari diet, malakukan latihan fisik (olah raga), menkonsumsi obat penurun berat badan, sampai tindakan operasi sedot lemak.
Diet merupakan cara teraman dalam rangka mencegah atau dalam usaha menurunkan berat badan. Untuk melakukan diet, sebaiknya mengikuti pedoman pelaksanaan gizi yang lebih baik. Ketersediaan pedoman gizi telah bermanfaat banyak untuk mengatasi masalah makan berlebihan dan pilihan diet yang tepat.

(Gambar 3: Makanan sehat rendah kalori tinggi serat)
Berolahraga atau beraktivitas fisik secara teratur adalah penting bagi kesehatan. Selain membantu mencegah dan mengendalikan penyakit, olahraga juga bermanfaat untuk menurunkan, dan menjaga berat badan yang sehat. Bila tubuh mengalami kelebihan berat badan, sebaiknya meningkatkan aktivitas fisik akan menambah pembakaran kalori oleh tubuh. Pembakaran kalori melalui kegiatan fisik ini, dikombinasikan dengan pengurangan asupan kalori melalui diet, menciptakan “defisit kalori” yang menghasilkan penurunan berat badan. Sebagian besar penurunan berat badan terjadi karena pengurangan asupan kalori. Namun, bukti-bukti menunjukkan bahwa satu-satunya cara untuk mempertahankan penurunan berat badan ideal adalah dengan beraktivitas fisik secara teratur. Diet rendah kalori saja tidak cukup karena setelah tubuh terbiasa dengan kalori yang lebih sedikit, tubuh akan meningkatkan efisiensi penggunaan kalori.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar